Cristiano Ronaldo Bikin Rekor Lima Kali Juara Liga Champions

Sang megabintang Real Madrid mencetak rekor sebagai pemain pertama yang lima kali mengangkat trofi Liga Champions di era modern. Bukan cuma rekor untuk klub, tergores pula tinta emas di level individu menyusul kemenangan Real Madrid 3-1 atas Liverpool di final Liga Champions musim ini. Hasil pertandingan di NSC Olimpiyskiy Stadium, Kiev, pada Minggu (27/5) dini hari WIB itu menandai trigelar Eropa beruntun Los Galacticos dan kian memantapkan posisi raksasa La Liga tersebut sebagai kolektor titel terbanyak turnamen. El Real kini telah mengumpulkan 13 trofi atau yang dikenal dengan La Decimotercera dalam bahasa Spanyol. Di tingkat personal, Cristiano Ronaldo berhasil membuat rekor baru sebagai pemain pertama sepanjang sejarah yang lima kali mengangkat trofi Si Kuping Lebar di era modern.

DAFTAR JUARA Piala Eropa/ Liga Champions (1956-2018)

Inilah daftar raja sepakbola Eropa sejak 1955/56 saat masih bernama Piala Eropa hingga berformat Liga Champions seperti sekarang. Espectacular! Jadi kata yang sempurna menggambarkan keberhasilan Real Madrid menjuarai Liga Champions musim 2017/18. Minggu (27/5) dini hari WIB, Madrid sukses mengalahkan Liverpool 3-1 dalam duel final di Olympisky Stadium, Kiev. Dua gol pemain pengganti, Gareth Bale, dan satu lainnya dari Karim Bezema, hanya mampu dibalas sekali oleh The Reds melalui aksi Sadio Mane. Setelah musim lalu jadi tim pertama yang mampu juara dua kali beruntun, Los Blancos pun kini memperpanjang rekornya sebagai tim pertama yang torehkan hat-trick juara di era Liga Champions.

Gareth Bale: Ini Gol Terbaik Dalam Sejarah Final Liga Champions

Bale menyatakan, gol pertamanya di final kontra Liverpool seharusnya adalah yang terbaik di partai puncak Liga Champions. Bintang Real Madrid Gareth Bale yakin gol pertamanya yang dicetak ke gawang Liverpool adalah yang terbaik dalam sejarah final Liga Champions sejauh ini. Bale tampil sebagai pahlawan dengan dua golnya setelah baru masuk ke lapangan pada menit ke-63 saat Los Blancos menang 3-1 di final Liga Champions kontra Liverpool di NSC Olimpiyskiy Stadium, Kiev, Ukraina, Minggu (27/5) dini hari WIB. Baru masuk dua menit, Bale mencetak gol spektakuler lewat tendangan overhead sekaligus membawa Real Madrid kembali balik unggul dan ia mencetak gol kedua dengan tendangan keras jarak jauh yang sempat diblok, namun terlepas dari tangan kiper Loris Karius.

Laporan Pertandingan: Real Madrid 3-1 Liverpool

Gareth Bale mengemas dwigol usai masuk dari bangku cadangan untuk membawa Real Madrid mencetak sejarah emas tiga kali beruntun juara Liga Champions. Real Madrid menggoreskan sejarah emas tiga kali berturut-turut menjuarai Liga Champions di era modern seiring kemenangan 3-1 atas Liverpool dalam final seru di NSC Olimpiyskiy Stadium, Kiev, Ukraina, pada Minggu (27/5) dini hari WIB. Supersub Gareth Bale ini tampil sebagai pahlawan Los Merengues berkat dua gol yang dicetaknya setelah turun dari bangku cadangan. Sementara, dua kesalahan fatal kiper Loris Karius menjadikannya pesakitan untuk The Reds dalam pertandingan yang diwarnai cederanya Mohamed Salah dan Dani Carvajal. Hasil ini memastikan terwujudnya La Decimotercera alias titel ke-13 untuk Madrid, membuat mereka semakin dominan sebagai raja turnamen termegah Eropa. Sejarah hadir pula bagi Zinedine Zidane, yang menyamai rekor tiga kali juara Bob Paisley dan Carlo Ancelotti.

Sebaliknya, buat Jurgen Klopp, kekalahan ini membikin rekornya makin buruk di final. Sekarang pelatih Jerman itu telah enam kali beruntun harus menyerah di partai puncak. Klopp menurunkan komposisi terkuat yang dimilikinya, mengandalkan trisula maut Salah, Roberto Firmino, serta Sadio Mane di garis depan. Sementara, sedikit kejutan di kubu Madrid adalah keputusan Zinedine Zidane meminggirkan Bale dari kesebelasan inti. Sang bos mengusung pola 4-4-2 berlian dengan Isco tampil sebagai pendukung duet Cristiano Ronaldo dan Karim Benzema. The Reds mengawali laga dengan spartan, memberikan tekanan ketat pada El Real. Dibekali pengalaman tinggi, Madrid tetap tenang menghadapi pressure lawan, bahkan dapat mencuri kans saat Ronaldo melepas tendangan melenceng dari umpan Dani Carvajal. Adapun Liverpool beroleh peluang emas dari tembakan Trent Alexander-Arnold. Penyelamatan solid Keylor Navas mempertahankan skor kacamata. Dinamika laga berubah seketika setelah Salah harus ditarik keluar pada setengah jam permainan. Bintang Mesir itu tampak terisak-isak meninggalkan lapangan akibat problem bahu menyusul duel dengan Sergio Ramos. Tujuh menit kemudian Madrid juga melakukan pergantian dini seturut cederanya Carvajal, namun mesti diakui dampak kehilangan ini tidak sebesar yang dirasakan Liverpool. Los Blancos mengambil alih inisiatif serangan, bahkan sempat menggetarkan jala Liverpool dua menit jelang interval. Namun, sundulan Benzema menuntaskan bola rebound dari upaya Ronaldo yang ditepis Loris Karius tak disahkan sebagai gol lantaran off-side . Hanya tiga menit di awal babak kedua kembali Madrid nyaris memecahkan kebuntuan. Tendangan Isco dari jarak 15 yard telah menaklukkan Karius, tetapi batal berbuah gol karena menerpa mistar. Tidak berselang lama, blunder konyol Karius akhirnya menghadiahkan keunggulan untuk Madrid. Setelah menangkap sebuah umpan yang tidak berbahaya, kiper Jerman itu malah melakukan lemparan yang terlalu lemah. Bola dicegat Benzema, yang bagai mendapat durian runtuh dan mencetak salah satu gol termudah dalam kariernya, seperti di semi-final kontra Bayern Munich. Skor 1-0 untuk El Real cuma berusia empat menit. Liverpool membalas kontan melalui sontekan Mane meneruskan umpan sundulan Dejan Lovren dari situasi sepak pojok (55′). Zidane merespons gol penyeimbang Liverpool dengan menarik Isco untuk memberikan tempat kepada Bale, sekaligus mengubah formasi tim menjadi 4-3-3. Sang supersub langsung menghasilkan impak instan dengan melesakkan gol super untuk mengantar Madrid memimpin lagi. Umpan silang Marcelo disambut eks Tottenham Hotspur itu dengan tendangan salto spektakuler yang tak kuasa dijangkau Karius. Aksi brilian Bale dipastikan akan dikenang sebagai salah satu gol terindah dalam sebuah laga final Liga Champions. Laskar Klopp menolak mengibarkan bendera putih begitu saja. Mane, penampil terbaik Liverpool sepeninggal Salah, hampir menaklukkan Navas untuk kali kedua di menit ke-70. Setelah berpenetrasi menerobos pertahanan Madrid, sayap asal Senegal ini mendentumkan tembakan yang, sayangnya, hanya mengenai tiang. Perlawanan Si Merah pada akhirnya tamat di menit ke-83 setelah Bale melesakkan gol keduanya berkat “bantuan” blunder kedua Karius. Menghadapi sepakan jarak jauh Bale, bekas penjaga gawang Mainz tersebut gagal membuat antisipasi sempurna sehingga bola malah masuk. Kedudukan akhir 3-1 mengesahkan Madrid sebagai raja Eropa untuk kali ke-13 sepanjang sejarah. Artikel dilanjutkan di bawah ini

Celoteh Dua Pemain Muda Indonesia Usai Latihan Di Spanyol

Syukran dan Andrian menjalani bersama klub klub kasta ketiga Liga Spanyol, CDA Navalcarnero. Dua pemain muda asal Tanah Air, Syukran Arabia Samual dan Andrian Rusdianto tiba di Indonesia setelah menjalani latihan bersama klub kasta ketiga Liga Spanyol, CDA Navalcarnero. Mereka pun membagikan cerita selama berlatih di sana. Syukran dan Andrian terbang ke Spanyol berasal dari beasiswa Akademi CDA Navalcarnero. Mereka mendapatkan beasiswa tersebut selama tiga tahun setelah menjalani trial terlebih dulu di turnamen Football Barcelona Cup pada April 2016 lalu bersama Tim SBAI (Sepakbola Anak Indonesia). Menurut Syukran, sistem yang latihan di Spanyol lebih condong ke penguasaan bola. Para pemain diminta untuk memegang bola secara cepat, dan bermain operan-operan pendek.

window.ads.push({“placementName”:”bettingwidget”,”sizes”:{“default”:[],”320″:[“300×250″,”300×600″],”980″:[]},”uuid”:”ad-5b33338eb2732″,”slotName”:”/67970281/DISPLAY_OWNED_GBL/goalcom_responsive/news_articles/bettingwidget”,”name”:”ad-betting-widget”,”useLazyLoad”:false}) “Dari keseluruhan, passing di Spanyol lebih berkualitas. Selain itu juga disiplin waktu saat jalani latihan,” ujar Syukran. Senada dengan Syukran, Andrian menyebutkan kalau peraturan di CDA Navalcarnero begitu ketat. Para pemain harus datang tepat waktu ketika berlatih, dan istirahat yang cukup. Artikel dilanjutkan di bawah ini “Kedisiplinan, passing, dan instruksi pelatih yang diutamakan. Disiplin waktu juga selama di latihan di lapangan dan juga ruang ganti,” ujar Andrian.

Unai Emery Antusias Dengan Potensi Youngster Arsenal

Unai Emery gembira bisa memiliki banyak talenta di skuat Arsenal, salah satu yang menyita perhatiannya adalah Ainsley Maitland-Niles. Manajer Arsenal Unai Emery sangat terkesan dengan potensi para youngster klub. Demikian diungkapkan cheif executive Ivan Gazidis. Sementara Emery belum menjumpai para pemain utama Arsenal sejak penunjukan dia, eks pelatih Paris Saint-Germain ini sudah bisa mengamati para sosok muda di tubuh klub London Utara. Salah satu yang mencuri perhatian Emery adalah Ainsley Maitland-Niles.

Jurgen Klopp: Cedera Mohamed Salah Sangat Serius

Klopp menyebut cedera Salah tampak tidak baik-baik saja. Manajer Liverpool Jurgen Klopp tampak meragukan Mohamed Salah bisa tampil di Piala Dunia 2018 bersama tim nasional Mesir karena mengalami cedera yang sangat serius di pertandingan lawan Real Madrid. The Reds kehilangan Salah, yang mencetak 43 gol pada musim ini, karena sang striker kemungkinan mengalami masalah dislokasi bahu di babak pertama saat klub asal Merseyside kalah 3-1 di final Liga Champions di NSC Olimpiyskiy Stadium, Kiev, Ukraina, Minggu (27/5) dini hari WIB. Salah terlihat menangis ketika meninggalkan lapangan. Setelah sang bintang keluar, Real Madrid justru mampu menekan pertahanan Liverpool, kontras ketika dirinya masih berada di dalam tim.

Jordan Henderson Enggan Salahkan Loris Karius

Henderson berusaha menjelaskan kalau Karius tidak melakukan kesalahan di final Liga Champions. Kapten Liverpool Jordan Henderson mengaku enggan menyalahkan kiper Loris Karius dan ia justru menyebut timnya “tidak cukup bagus” sehingga menelan kekalahan di tangan Real Madrid. The Reds menelan kekalahan 3-1 di final Liga Champions kontra Real Madrid di NSC Olimpiyskiy Stadium, Kiev, Ukraina, Minggu (27/5) dini hari WIB. Di pertandingan ini, Karius disebut-sebut banyak orang melakukan dua kesalahan fatal yang membuat timnya menelan kekalahan, satu blunder umpannya dimanfaatkan Karim Benzema menjadi gol dan satu lagi tangkapannya yang lepas bisa dimaksimalkan Gareth Bale. Liverpool hanya mampu membuat satu gol balasan lewat Sadio Mane.

Persija Jakarta Lepas Ivan Carlos

Carlos memaklumi keputusan manajemen Persija yang meminjamkannya ke klub lain. Penyerang asal Brasil Ivan Carlos menyampaikan salam perpisahan kepada The Jakmania setelah ia memastikan tidak menjadi bagian Persija Jakarta hingga Liga 1 2018 berakhir. Carlos mendapatkan cedera saat menghadapi Mitra Kukar pada perempat-final Piala Presiden 2018 awal Februari. Dia diketahui menderita cedera metatarsal tingkat lima, dan operasi terhadap kakinya pun sudah dilakukan. Pemain berusia 28 tahun ini diperkirakan pulih dalam rentang waktu empat bulan. Saat itu, manajemen menyatakan tidak akan mencoret Carlos.

Xabi Alonso Siap Dukung Napoli Musim Depan

Alonso bahkan janji akan menyaksikan pertandingan tim besutan Ancelotti di Naples. Kehadiran Carlo Ancelotti di Napoli memang menjadi magnet tersendiri. Setelah diyakini Demetrio Albertini bakal menggaet Scudetto musim depan, I Partenopei kembali mendapat dukungan, kali ini dari Xabi Alonso. Alonso, yang pernah bekerja sama dengan Ancelotti di Bayern Munich, menegaskan akan mendukung klub Serie A Napoli musim depan. Selain gara-gara Ancelotti, ia juga memberikan dukungan karena di tim ada dua kompatriotnya Raul Albiol dan Jose Callejon. “Ancelotti adalah maestro bagi saya dan saya sangat senang untuknya,” tutur mantan gelandang Real Madrid dan Bayern ini kepada Sky Sport Italia.